Tari Dolalak Lentera Jawa II Pukau Pengunjung International Arts Performing Festival
Budaya

Tari Dolalak Lentera Jawa II Pukau Pengunjung International Arts Performing Festival

Purworejo,(purworejo.sorot.co)--Tari Dolalak Khas Purworejo yang dibawakan oleh Sanggar Tari Prigel Purworejo tampil dalam Festival Seni bertaraf Internasional, Borobudur International Arts Performing Festival (BIAPF) 2019. Garapan Tari Lentera Jawa II dipentaskan di Taman Lumbini, Komplek Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, pada Sabtu (06/07) sore.

Ketua tim yang juga pimpinan Sanggar Tari Prigel Melani Sinaring Putri mengungkapkan, undangan tampil di Borobudur International Arts Performing Festival ini merupakan undangan ke-2.

"Sebelumnya sanggar tari prigel juga diundang pada festival yang sama tampil pada tahun 2014 silam," katanya, Senin (08/07/2019).

Dikatakannya, tari dolalak lentera jawa dikemas dalam sebuah sajian baru yang menggambarkan karakter wanita remaja yang lincah, ceria, anggun namun tetap tegas dalam setiap gerakannya. 

"Tari Lentara Jawa juga tidak meninggalkan gerak-gerak khas tarian dolalak seperti ngetol, kirig, pencik dan lain sebagainya sehingga menambah keunikan tarian ini. Perempuan-perempuan cantik berlenggok dalam riuh rasa dan suara musik tetabuhan," ungkapnya.

Menurutnya, tari lentera jawa II merupakan pengembangan dari tari lentera jawa I yang dipentaskan dalam BIAPF pada tahun 2014 itu. Perpaduan gerak dan musik memberikan sentuhan warna yang berbeda, yang mewarnai dinamika garapan tari lentera jawa.

"Undangan ini merupakan salah satu bukti bahwa kesenian Purworejo cukup diperhitungkan dalam lingkup nasional. Selain itu, sanggar tari prigel mengajak generasi muda. Ya, khususnya generasi muda Purworejo untuk mencintai, menjaga, dan merawat seni budaya lokalnya," ujarnya.

Sementara itu, pendamping delegasi Achmad Fajar Chalik menambahkan, delegasi seni ini terdiri dari 22 orang yang merupakan kolaborasi lintas usia, dari kalangan pelajar, mahasiswa, dan penari profesional.

"Untuk pentas kali ini kami membutuhkan latihan waktu seminggu. Kebetulan saat ini bertepatan dengan musim liburan sehingga tidak ada kendala untuk penari yang berstatus pelajar. Terlihat ribuan penonton, pengunjung wisatawan Borobudur warga asing maupun warga Indonesia juga sangat menikmati sajian tari dolalak dari Purworejo," pungkasnya.