Animo Sekolah di SMK Meningkat, Sejumlah SMAN Kekurangan Siswa
Pendidikan

Animo Sekolah di SMK Meningkat, Sejumlah SMAN Kekurangan Siswa

Purworejo, (purworejo.sorot.co)--Sedikitnya tujuh Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) di Kabupaten Purworejo kekurangan ratusan jumlah calon siswa baru saat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ini. Hingga pendaftaran dititup pada Jumat 5 Juli 2019 pukul 00.00 WIB, jumlah pendaftar tidak memenuhi kuota yang disediakan.

Dari data yang diterima, sekolah yang mengalami kekurangan berada di kecamatan luar wilayah Kota Purworejo. Kekurangan antara lain dialami SMAN 3 Purworejo, SMAN 4 Purworejo, SMAN 6 Purworejo, SMAN 8 Purworejo, SMAN 9 Purworejo, SMAN 10 Purworejo dan SMAN 11 Purworejo.

Sekolah terbanyak kekurangan calon siswa adalah SMAN 9 Purworejo yang terletak di Desa Geparang Kecamatan Purwodadi sebanyak 95 kursi, disusul SMAN 4 Purworejo di Kecamatan Kemiri kurang 80 anak.

Disusul SMAN 4 sebanyak 78 calon siswa, SMAN 11 30, SMAN 8 29, SMAN 6 28, SMAN 10 20, dan SMAN 3 sebanyak 1 calon siswa.

Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Kabupaten Purworejo, Padmo Sukoco saat dikonfirmasi mengungkapkan, tingginya minat calon siswa mendaftar ke SMK dan madrasah, dinilai menjadi salah satu penyebabnya.

Ditambah saat ini banyak Pondok Pesantren yang memiliki madrasah atau sekolah sendiri, sehingga calon siswa memilih untuk mengenyam pendidikan di sekolah setempat.

"Animo anak sekarang masuk ke SMK sangat tinggi dan sudah banyak yang masuk madrasah. Madrasah juga membuka pendaftaran lebih awal," sebutnya.

Hal senada diungkapkan oleh Ketua PPDB 2019 SMAN 6 Purworejo, Mustakim saat dikonfirmasi terpisah mengaku sekolahnya masih kekurangan 28 siswa. Jumlah tersebut kurang dari kuota yang disedikan sekolahnya yakni sebanyak 252 calon siswa. 

Saya kira karena sekolah klami dikelilingi oleh SMKN dan swasta, serta SMAN favorit dalam satu zona,” ujarnya.