Dua Orang Meninggal Sebelum Berangkat, 805 Calon Haji Dilepas Bupati
Peristiwa

Dua Orang Meninggal Sebelum Berangkat, 805 Calon Haji Dilepas Bupati

Purworejo,(purworejo.sorot.co)--Sebanyak dua orang calon haji (Calhaj) asal Kabupaten Purworejo meninggal sebelum diberangkatkan. Dengan demikian, jumlah Calhaj Kabupaten Purworejo yang siap diberangkatkan ke tanah suci sebanyak 805 orang.

Data tersebut disampaikan oleh Drs H Bambang Sucipto, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purworejo selaku Kepala Staf Penyelenggara Haji, dalam acara Pelepasan Calon Jamaah Haji Kabupaten Purworejo Tahun 1440 H/2019 M. Pelepasan dilakukan secara resmi oleh Bupati Purworejo, H Agus Bastian di Pendopo Kabupaten, Selasa (9/7/2019).

Dalam laporanya, Bambang menyebut tahun ini sedianya terdapat 804 orang Calhaj yang telah melakukan pelunasan. Namun, terdapat 3 Calhaj mengundurkan diri dan 2 Calhaj meninggal dunia sebelum diberangkatkan. Kedua calhaj yang meninggal yakni atas nama, Musribut warga Desa Sukowuwuh, Kecamatan Bener dan Ngaisah warga Desa Kalimeneng, Kecamatan Kemiri.

Disebutkan, sebanyak 805 Calhaj yang siap diberangkatkan tahun ini terdiri atas 391 Calhaj pria dan 414 Calhaj perempuan. Dari jumlah itu sebanyak 6 orang merupakan Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD). Mereka terbagi dalam 5 kloter, yakni kloter 31, 32, 33, 34, dan kloter 96.

Rencananya kloter 31 dan 32 akan diberangkatkan paling awal, yakni pada Selasa (16/7) pukul 01.30 WIB. Kloter 33 dijadwalkan berangkat pada hari yang sama pada pukul 05.30 WIB dan untuk kloter 34 pukul 12.30 WIB.

Untuk kloter 96 berangkat paling akhir pada hari Minggu (4/8) pukul 01.00 WIB bersama dengan kloter dari Kabupaten lain,” kata Bambang.

Calhaj tertua berusia 93 tahun atas nama Djeminten warga Desa Tlogorrejo, Kecamatan Butuh. Sementara Calhaj termuda berusia 23 tahun atas nama Agus Setyawan pemuda Desa Ngampel, Kecamatan Pituruh. 

Sementara itu, Bupati Purworejo dalam sambutannya mengungkapkan bahwa tingginya keinginan masyarakat menyebabkan panjangnya antrean untuk dapat berangkat haji. Ia berharap kedepan kuota jamaah haji dapat bertambah seiring waktu.

Dalam kesempatan itu Bupati berpesan kepada para jamaah agar selama berada di tanah suci dapat selalu menjaga kesehatan. Bupati juga menghimbau kepada Calhaj agar dapat selalu berkoordinasi dan berkomunikasi dengan para petugas medis apabila ada sesuatu hal yang dirasa mengganggu kesehatan.

Bawa perlengkapan seperlunya saja, jangan banyak-banyak. Dan saya lihat di sana (Makkah) sudah cukup nyaman untuk para jamaah, jadi semoga dapat beribadah dengan khusuk, kembali dengan selamat, dan menjadi haji yang mabrur,” katanya.