Harga Cabai Melambung Tinggi, Pedagang Kelimpungan
Ekonomi

Harga Cabai Melambung Tinggi, Pedagang Kelimpungan

Purworejo,(purworejo.sorot.co)--Harga cabai di sejumlah pasar tradisional di Purworejo saat ini terpantau mengalami kenaikan. Tak tanggung-tanggung, kenaikan harga mencapai dua kali lipat dari harga sebelumnya. Kenaikan kali ini lebih tinggi dibandingkan dengan kenaikan menjelang dan pasca Hari Raya Idul Fitri.

Salah satu pedagang di Pasar Baledono Mukri mengungkapkan, saat ini harga cabai merah besar berkisar Rp 60 sampai dengan Rp 65 ribu perkilogram. Harga cabai keriting dijual dengan harga Rp 62 perkilo, sedangkan cabai rawit Rp 60 ribu perkilo.

"Harga cabai merah sebelumnya paling Rp 32 ribu, cabai rawit naik Rp 2 sampai Rp 3 ribu. Kalau cabai keriting naiknya sedikit antara Rp 500 sampai seribu," katanya, Rabu (17/07/2019) di lapak jualan miliknya lantai dua Pasar Baledono.

Dari pantauan di lapangan, kenaikan harga cabai juga terjadi di Pasar Pagi Tambakrejo, Purworejo. Harga cabai perkilogram secara umum berkisar antara Rp 60 sampai Rp 70 ribu. Harga cabai rawit Rp 62.500, dan harga cabai merah besar Rp 66.000. 

"Harga cabai naik 2 kali lipat paska lebaran. Kenaikan terjadi untuk cabai merah besar, cabai keriting dan cabai rawit. Kenaikan ini disebabkan karena pasokan dari petani memang yang lagi susah karena musim kemarau," ungkap Mugiyo, salah seorang pedagang di Pasar Pagi Tambakrejo.

Dikatakan, di musim kemarau ini banyak petani yang gagal panen karena pengairan yang tidak lancar. Karena hasil panen turun menyebabkan harga cabai di tingkat petani juga naik. Kenaikan harga cabai telah berpengaruh pada turunnya omset penjualan par apaedagang hingga 50 persen.

Ia juga berharap pemerintah dapat memberikan solusi atas permasalahan rutinan seperti ini. Antara lain dengan memberikan solusi pengairan supaya aktivitas pertanian di musim kemarau. Pasalnya permasalahan seperti ini sudah terjadi setiap tahun.