Tersandung Kasus Pelanggaran Pemilu, Dua Caleg Suara Terbanyak Gagal Ditetapkan
Politik

Tersandung Kasus Pelanggaran Pemilu, Dua Caleg Suara Terbanyak Gagal Ditetapkan

Purworejo, (purworejo.sorot.co)--Keberhasilan dua calon legislatif (caleg) dari partai PKS dan Gerindra meraup suara terbanyak dalam Pemilu Legislatif (pileg) 2019 kandas, setelah keduanya tidak dapat ditetapkan sebagai caleg terpilih oleh KPU Kabupaten Purworejo.

Pasalnya keduanya terbukti secara sah melakukan pelanggaran pemilu pada proses Pileg 2019 sesuai putusan pengadilan yang sudah memiliki kekuatan hukum tetap (inkracht). Keduanya yakni Ghofururrochim, caleg partai PKS dafatar pemilihan (dapil) VI dan Endang Tavip Handayani, caleg partai Gerindra dapil V.

Penetapan tersebut sesuai Surat Keputusan KPU Kabupaten Purworejo Nomor 1040/HK.03.1-Kpt/3306/Kab/V/ 2019. Hal itu terungkap dalam Rapat Pleno Terbuka Penetapan Kursi Partai Politik dan Calon Terpilih Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Purworejo, di hotel Sanjaya, Sabtu (09/08) siang.

Karena tidak memenuhi syarat kita langsung mengganti dengan caleg yang suara terbanyak dibawahnya,” ungkap Ketua KPU Purworejo, Dulrohim.

Ghofururrochim diketahui telah ditetapkan bersalah oleh Pengadilan Tinggi Semarang dengan surat putusan Nomor 197/Pid/2019/PT SMG tentang vonis bersalah atas tindakan pelanggaran pemilu berupa politik uang. Ia divonis dengan hukuman pidana 2 bulan penjara denda Rp 5 juta subsider 1 bulan penjara. 

Sementara Endang Tavip Handayani diputuskan bersalah oleh Pengadilan Tinggi Jawa Tengah di Semarang sesuai Surat Keputusan nomor 134/Pid.Sus/2019/PT SMG atas pelanggaran tindak pidana pemilu berupa menggunakan fasilitas negara untuk kepentingan kampanye. Ia divonis dengan hukuman pidana 1 bulan penjara denda Rp 5 juta subsider 1 bulan penjara.

Atas dasar kekuatan hukum tersebut, keduanya kini harus terima jabatan anggota DPRD yang mereka perjuangan harus dinikmati oleh caleg lain yang memperoleh suara terbanyak kedua.

Untuk PKS (Ghofururrochim) diganti Mustaqim dan caleg Gerindra (Endang) digantikan oleh M. Fahrudin Sidiq,” ujar Dulrohim.

Ghofururrochim harus digantikan Mustaqim yang memperoleh suara diurutan kedua. Sementara Endang harus rela posisinya digantikan Fahrudin Sidiq yang hanya memperoleh suara sebanyak 231, kalah jauh dibanding dengan perolehan suara Endang yang mencapai 3.929 suara.